Kurikulum 24

Membentuk Generasi Berkarakter & Berprestasi

merupakan nilai mendasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Dengan fondasi Nilai Qur’ani (Tauhid, Shalat, Membaca Quran), para siswa akan lebih mudah dan cepat untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya

merupakan penanaman nilai ilmu pengetahuan dan teknologi kepada anak-anak. Dengan kecintaan terhadap Saintek maka para siswa akan memiliki wawasanyang luas dan pengalamannya semakin mendalam tentang berbagai hal.

merupakan nilai yang mendorong anak untuk gemar dan terampil dalam membaca, menulis dan berkomunikasi melalui pengusaan berbagai bahasa. Dengan hal tersebut, siswa mampu berfikir kritis, memahami berbagai persoalan secara mendalam, menemukan solusi yang relevan dan menyampaikannya secara efektif.

sport-art atau olahraga dan seni ini merupakan nilai yang mendorong anak untuk memiliki kualitas psikologis dan fisik yang baik serta keterampilan dan kecintaan terhadap kearifan lokal terutama budaya kesenian Indonesia bahkan dunia.

merupakan nilai untuk memupuk sense of emphaty atau rasa kepedulian terhadap lingkungan baik sosial (sesama manusia) maupun alam.

6 Bintang Karakter adalah sebuah konsep pondasi pilar untuk bisa mambangun manusia berkarakter, dimana setiap pilarnya terdiri dari kumpulan nilai-nilai karakter sejenis. Konsep 6 Bintang Karakter ini merupakan strategi untuk memudahkan penanaman nilai-nilai karakter karena sesuai dengan mekanisme kerja otak, yaitu nilai-nilai tertentu akan lebih mudah dipahami apabila ada polanya.

Metode penanaman 6 Bintang ini adalah “knowing the good”, “reasoning the good”, “feeling the good”, and “loving the good” serta terintegrasi dalam setiap proses pembelajaran yang dilakukan oleh siswa. Penjabaran 6 Bintang Karakter dijabarkan sebagai berikut:

Mencintai Tuhan Yang Maha Kuasa dan segenap ciptaan-Nya  yang diwujudkan dalam rasa syukur dan doa, serta menyayangi, menjaga, memelihara alam dan seluruh isinya (manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan).

Hormat diwujudkan dengan bersikap hormat kepada orang tua, guru, pemimpin dan siapapun yang patut dihormati tanpa melihat latar belakang suku, ras, agama dan usia serta patuh kepada hukum dan aturan yang berlaku. Sopan Santun melalui pembiasakan dengan ucapan Terima Kasih, Permisi, Minta Tolong, Minta Izin setiap melakukan aktivitas yang relevan dengan kata-kata tersebut dan diucapkan dengan sopan. Pendengar yang Baik diwujudkan dengan memberi perhatian kepada lawan bicara, menatap dengan sopan lawan bicara dan tidak memotong pembicaraan.

Mandiri yang diwujudkan dengan memaksimalkan segenap kemampuan sendiri untuk melakukan berbagai aktivitas dengan penuh kedisiplinan dan rasa Tanggung Jawab

Jujur diwujudkan dalam perkataan dan perbuatan, berani mengakui kesalahan jika terbukti berbuat salah serta tidak menggunakan atau mengambil hak dan milik orang lain. Amanah atau Dapat Dipercaya diwujudkan dengan sikap menepati janji, menyampaikan pesan ataupun titipan kepada yang berhak secara benar dan bertanggung jawab. Bijaksana diwujudkan dengan selalu berhati-hati dan berfikir secara mendalam sebelum mengungkapan perkataan atau melakukan sesuatu perbuatan. Menjaga perkataan yang baik, bijak, sopan dan jujur tanpa menyakiti atau mempermalukan pihak lain.

Percaya Diri diwujudkan dengan kemampuan untuk memimpin, berkompetisi secara sehat, berani untuk tampil dan berekspresi secara positif. Kreatif diwujudkan dengan kemampuan untuk menetapkan tujuan, impian dan harapan dan berupaya dengan berbagai cara yang spesifik, unik dan terukur untuk meraih tujuan, impian dan harapan serta berupaya maksimal untuk mencari solusi atas masalah dan tantangan yang dihadapi. Pantang Menyerah merupakan rangkaian dari karakter percaya diri dan kreatif yang akan mendorong akan mendorong seseorang memilki semangat berjuang dan bertahan untuk mencapai tujuan.

Dermawan dan Suka Menolong diwujudkan dengan bersikap suka menolong siapapun, berbagi dalam bentuk apapun bagi yang memerlukan (tidak terbatas harta), mendahulukan dan memberikan fasilitas atau kenyamanan kepada yang membutuhkan seperti orang tua, orang yang sudah renta, ibu hamil dan ibu-ibu yang membawa anak kecil di tempat fasilitas umum seperti ketika di kereta, bis dan sebagainya. Kerjasama diwujudkan dengan sikap yang terbuka untuk berbagi tugas, berbagi peran saling mendukung dalam suatu kegiatan untuk mencapai tujuan bersama.

7 KECAKAPAN SEPANJANG HAYAT

Integritas

Komunikatif & Kolaboratif (Communicative & Collaboration)

Solutif (Problem Solver)

Kritis & Kreatif (Critical & Creative Thinking)

Peduli (Care)

Komprehensif (Comprehensive)

Kepemimpinan (Leadership)​

Pendekatan & Metodologi

Pendekatan

Pendekatan pembelajaran yang dilakukan di SEKOLAH KARAKTER yaitu
Student Active Learning
Integrated Learning (tematik integratif)
Developmentally Appropriate Practices
Contextual Learning
Collaborative Learning
Brain-based Learning
Nature based Learning
Multiple Intelligences

Metodologi

Pengembangan Dimensi Holistik
Interaksi Emosional
Integratif dan Tematik Berbasis Karakter
Pembentukan Karakter Positif